
Cerita tentang
Robin Hood adalah hikayat yang menjadi legenda sejak era pertengahan. Kisah
heroik perjuangan seorang penjahat budiman pembela rakyat jelata dalam melawan
tirani yang kejam ini seakan tidak pernah berhenti untuk di ceritakan. Apalagi
cerita ini dipenuhi dengan kisah cinta yang mengharu biru dan persahabatan yang
mengagumkan. Cerita tentang Robin Hood terbukti tidak lekang oleh zaman walau
sudah diceritakan ratusan tahun dan mungkin berdasarkan kisah nyata.
Legenda itu bermula di sebuah tempat di inggris
raya, Nottinghamshire yang dipimpin oleh Tirani kejam, Sheriff of Nothingham,
Robin Hood tampil sebagai pahlawan rakyat jelata dan sekaligus musuh bagi para
penguasa dengan merampok kaum berada dan membagikannya pada rakyat jelata.
Robin Hood dikisahkan memiliki pasukan berjumlah 140 orang dengan basis
pergerakan di hutan Sharewood dan di bantu oleh teman-temannya yang di kenal
dengan The Merry Men : Little John, Friar Tuck, Maid Marion, Allan a Dale, Will
Scarlet, Much The Miller. Berdasarkan cerita John of England, Pangeran John di
ceritakan sebagai tokoh antagonis, saat perebutan tahta dengan Richard.
Ahli sejarah dan peneliti memiliki kesimpulan yang
sama bahwa Robin Hood mungkin pernah hidup di akhir abad 13 sekitar tahun 1261
- 1300. Seseorang, mungkin lebih dari satu, bernama Robin hood pernah hidup di
beberapa waktu yang berbeda. Catatan pengadilan Kota York mencatat seseorang
bernama Robert Hod, seorang penjahat di tahun 1225/6. Di tahun-tahun
berikutnya, setidaknya ada 8 orang bernama Robin Hood, Robehood atau Hobbehod
di sekitar inggris (dari Berkshire hingga York selatan) dan paling tidak 5
orang diantaranya adalah penjahat. Di sepanjang tahun 1226 pula Sherrif of
Notingham, William de Grey, berhadapan secara aktif dengan pemberontak di Hutan
Sherwood. Sepertinya pada saat itu, beberapa pemberontak dan juga penjahat atau
pelarian dari hukuman kebanyakan lari dan bersembunyi di hutan itu. Karena
hutan tersebut dianggap berbahaya dan biasanya orang-orang menyeberangi hutan
tersebut dalam kelompok-kelompok besar untuk menghindari ancaman penyergapan
dan pembajakan. Bersamaan dengan itu cerita tersebut berkembang menjadi legenda.
Pada tahun 1850, ditemukan catatan sejarah yang
menarik perhatian tentang seorang pengembara bernama Robert Hood, Anak dari
Adam Hood. Ia lahir pada tahun 1280 dan hidup bersama istrinya Matilda di
Wakefield, Yorkshire. Referensi tersebut dibuat asums bahwa mereka adalah Robin
dan Marion dari Sherwood.
Di tahun 1261, sebuah catatan kepolisian
menceritakan William de Fevre yang pada tahun berikutnya sebagai pelanggar
hukum yang dikenal sebagai William Robehood atau Robin Hood. Hal ini menjadikan
nama itu populer dikalangan pelanggar hukum yang lalu dijadikan nama yang umum
untuk para pelanggar hukum pada waktu itu.
Hingga berabad-abad lamanya sebuah cerita legenda
rakyat, kehidupan seseorang bernama Robin Hood diceritakan. Walau begitu, tidak
ada tahun yang pasti yang melatari cerita tersebut. Pada tahun 1852, Joseph
Hunter, seorang pustakawan dan asisten pencatatan sejarah, menerbitkan
kajiannya tentang keberadaan Robin Hood yang sebenarnya.
Referensi paling awal tentang Robin Hood adalah
Puisi yang dibuat oleh William Langland ditahun 1377 berjudul ”The Vision of
William Concerning Piers Plowman.” Tapi ia bukan sebagai tokoh utama dalam
puisi itu. Sedangkan balada yang paling awal yang menceritakan Robin Hood
secara lengkap adalah A Gest of Robyn Hode, tahun 1400, yang menghubungkan
antara Kota Nottingham, Bernsdale, Hutan Sherwood dan Sheriff of Notingham.
Kisah itu sebenarnya menceritakan seorang Raja bernama Edward sedang melakukan
perjalanan keliling negeri. Pada saat itu ia bertemu dengan seseorang yang
bernama Robin Hood yang sudah sebagai penjahat yang mendapatkan ampunan dan
bekerja pada sebuah pengadilan setempat. 15 bulan kemudian, Robin Hood kembali
sebagai pemberontak. Robin Hood muncul pula dalam buku yang ditulis oleh Andrew
of Wyntoun, Orygynale Chronicle, yang ditulis tahun 1420. Dalam buku itu,
kontekstual yang dipakai adalah sejarah di tahun 1283. Dalam buku yang dibuat
oleh John Fordum berjudul Scotichronocon, pada tahun 1440 menyebutkan tokoh
Robin Hood dan sahabat karibnya Little John sebagai pembunuh yang lalu menjadi
simbol masyarakat bawah.
Pada sejarah aslinya, Raja Edward II memang gemar
mengembara sepanjang Inggris Raya. Balada itu menceritakan ketika Raja Edward
sedang melakukan perjalanan di antara bulan april dan November tahun 1323.
Disamping itu, Joseph Hunter juga menemukan catatan keberadaan seseorang yang
bernama Robyn Hood yang bekerja pada pengadilan setempat ditanggal 24 maret
hingga 22 November 1324. Yang lalu diberhentikan dengan alasan tidak dapat
dipekerjakan lagi. Dengan asumsi ini, kedua tokoh tersebut kemungkinan bertemu
karena berada pada tahun dan bulan yang sama.
Beberapa nama ditawarkan oleh beberapa ahli
sejarah sebagai Robin Hood yang asli. Dari nama-nama tersebut kesemuanya
memiliki kesamaan visi yaitu membela rakyat lemah dari tirani. Nama-nama
tersebut adalah :
1. Robert Fitz Ooth – Earl of Huntington
(1160-1247)
Teori ini diusung oleh Dr. William Stukeley.
Robert lahir di Loxley dan hidup hingga 87 tahun. Robert Fitz Ooth adalah
pelanggar hukum di abad 12 yang tanahnya dikuasai oleh Earl of Chester (sebuah
nama yang berhubungan dengan Robin Hood dalam “Vision of Piers the Plowman.”).
Namun teori ini mendapatkan sanggahan cukup keras oleh Prof. J.C. Holt yang
mengatakan kemungkinan ini sangat dipaksakan dan penuh khayalan.
2. Robert De Kyme (1210 – 1285)
Robert De Kyme merupakan anak tertua dari William
de Kyme yang mengalir darah orang-orang Saxon. Robert de Kyme adalah pelanggar
hukum di tahun 1226 karena perampokan dan mengganggu ketenangan Raja. Ia di
ampuni di tahun 1227. Menurut Jim Lees, seorang peneliti sejarah, biografi
Robert de Kyme memiliki kemiripan dengan Balada “A Geste” termasuk kembalinya
Robert de Kyme ke hutan sebagai pelanggar hukum setelah pengampunannya di tahun
1227.
3. Robin Hood of The Wakefirld Rolls (1290-1347)
Pada tahun 1852, seorang peneliti sejarah, Joseph
Hunter, mengemukakan sebuah dokumen sejarah yang mengacu pada spekulasi
keberadaan Robin Hood sebagai Robert Hood yang muncul di lembaga persidangan di
Wakefield Court Rolls pada tahun 1316 dan tahun 1317. Berdasarkan teorinya,
Robert Hood menjadi pemberontak bukan karena pelanggaran hukum, tapi sebagai
bagian dalam mendukung Thomas, Earl of Lancester, yang memberontak melawan Raja
Edward XI dalam pertempuran Boroughbridge di tahun 1322.
Robert Hood lahir di Loxley dekat Sheffield. Pada
umur 15 tahun ia membunuh ayah tirinya karena sebuah argumen. Ia lari ke
Barnsdale lalu ke Wakefield, dimana ia tertangkap dan disidangkan.
Di tahun 1317, Earl of Lancester mulai membuat
pertahanan militer dari rakyat-rakyat jelata sekitar Wakefield untuk melawan
Raja Edward XI dan bangsawan-bangsawan pendukungnya. Pada tahun 1322, para
pemberontak menyerang pasukan kerajaan di Boroughbridge tapi kalah dan di
eksekusi. Tanah para pemberontak di ambil secara paksa dan di deklarasikan
sebagai palanggar hukum. Robert Hood mengumpulkan rakyat-rakyat miskin dan
terbuang di hutan Barnsdale untuk hidup dan bertahan di sana.
4. Sir Robert Foliot (1110-1165)
Sebuah buku yang ditulis Tony Molyneux-Smith
mengedepankan teori baru tentang identitas asli Robin Hood. Pendekatan baru ini
menempatkan seorang pelanggar hukum yang diluar kebiasaan yaitu bahwa Robin
Hood adalah sebuah nama yang dipakai dan diturunkan turun temurun oleh sebuah
keluarga bernama Foliot yang menguasai sebuah tempat bernama Wellow di abad 14.
Penulis buku itu percaya bahwa Wellow adalah tempat yang mirip dengan hutan
Sherwood. Dan keluarga Foliot menggunakan nama Robin Hood untuk menyembunyikan
identitas aslinya ketika membela rakyat kecil dan menentang pemerintah yang
lalim. Teori ini kurang populer dalam komunitas pencinta legenda Robin Hood.
5. Robert Hod / Hobbehod
Di tahun 1936, LVD Owen mengedepankan kandidat
yang lain tentang identitas Robin Hood. Teori ini berdasarkan catatan
pengadilan York pada tahun 1226. Catatan yang lain di tahun yang sama seseorang
bernama ‘Hobbehod’ kata lain dari Robert Hod.
Satu hal yang tercatat, pada masa-masa awal
legenda itu berkembang, Robin Hood digambarkan bukan dari kalangan aristokrat
(Earl of Loxley / Locksley), seperti pada beberapa cerita. Melainkan dari
rakyat jelata atau perwira rendahan yang memberontak karena tekanan atas
perlakuan hukum yang lebih memihak pada kalangan kaum berada. Dalam cerita yang
lain, Robin Hood diceritakan seorang veteran perang salib yang kembali ke
Inggris dan menemukan tanahnya sudah dikuasai oleh orang lain dengan paksa.
Dalam cerita yang lain pula Robin Hood diceritakan sebagai pemberontak yang
keras kepala yang menyukai pertumpahan darah, pembantaian dann pemenggalan
terhadap musuh-musuhnya. Cerita Robin Hood memang sering berbeda dalam
periode-periode tertentu sebagai bagian dari penceritaan moral dan nilai-nilai
yang dibawa dalam sebuah komunitas.
Berdasarkan legenda, Robin Hood, ditemani oleh
Little John, melakukan perjalanan ke Biara di Kirklees, diantara kota Brighouse
dan Mirfield, Yorkshire, untuk mengobati lukanya. Ia kemudian dikhianati dan
dibunuh oleh sepupunya, seorang biarawati dibantu oleh Sir Roger of Doncester.
Robin Hood lalu meminta untuk dikuburkan di daerah itu,
Nisan kuburan Robin Hood di Kirklees
tempat dimana ia melesatkan panah terakhir
menjelang kematiannya. Di era sekarang ini, di sekitar reruntuhan biara itu,
600 meter dari gerbang biara, sebuah nisan di temukan dan bertuliskan “Here
lies Robin Hued..” Hal ini juga di sebutkan dalam A Gest of Robyn Hode. Akan
tetapi dalam tulisan Thomas Gale, Dean of York (1635-1702), Kematian Robin Hood
yang diceritakan Ritson terjadi di tanggal 18 November 1247, ditempat yang
sama, di usianya yang ke 67 tahun yang di sebutkan sebagai Earl of Huntington.
Sedangkan nisan Little John di temukan di daerah kecil di kota Hathersage
Dalam cerita yang telah berkembang, Kisah Robin
Hood mengambil tempat di hutan Sharewood di Nottinghamshire. Akan tetapi ada
juga balada yang menyebutkan kisah Robin Hood di Barnsdale, sebuah area di
antara Pontefract dan Doncester dan beberapa kisah yang menyebutkan lokasi di
Locksley / Loxley di Sheffield. Tempat terakhir di duga sebagai tempat
peristirahatan Robin Hood dalam masa pensiunnya di tahun 1245, yang kemudian
tercatat sebagai Robert of Locksley dalam sebuah pengadilan. Dipercaya, gerakan
perjuangan Robin Hood meliputi area yang luas dan berpindah-pindah.
Di hutan barnsdale paling tidak ada satu sumur di
North Road yang diberi nama ‘Robin Hood’s Well’, ‘Little John’s Well’ dekat
Hampole dan sungai bernama ‘Robin Hood’s Stream di Highfields Wood di Woodland.
Sebuah pohon oak tua di Nothinghamshire, walaupun keberadaannya masih sering
diperdebatkan, disebut-sebut sebagai area tempat tinggal Robin Hood yang
sekarang dijadikan lokasi wisata lokal. Pohon itu disebut juga Sycamore Gap,
Hadrian’s Wall. Tempat ini pula dijadikan lokasi film Robin Hood : Prince of
Thieves.
Daftar balada tradisional
Berikut ini adalah berbagai balada
tradisional mengenai Robin Hood: